Effect of Local Food–Based Supplementary Feeding on Body Weight among Toddlers in the Catchment Area of Marusu Primary Health Center

Authors

  • Eritariani Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Makassar
  • Fatmawaty Suaib Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Makasssar
  • Sirajuddin Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Makasssar

DOI:

https://doi.org/10.64141/pmhs.v2i2.46

Keywords:

Toddlers, Underweight, Local Food–Based Supplementary Feeding, Body Weight Gain

Abstract

Underweight is defined as low body weight resulting from undernutrition and reflects the failure of infants and toddlers to achieve ideal body weight. The occurrence of underweight among toddlers is primarily caused by inadequate nutrient intake, which is largely associated with households’ inability to provide sufficient food for all family members, limited access to food, poor dietary patterns including food taboos, and low household income. This study aimed to determine the effect of local food–based supplementary feeding on body weight among underweight toddlers at the Marusu Primary Health Center. This study employed an analytic observational design with a cross-sectional approach and was conducted in July 2025 using secondary data. A total of 58 underweight toddlers were included through total sampling, and the data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Prior to the intervention, all toddlers were classified as underweight. Following the provision of local food–based supplementary feeding, 17 toddlers (29.3%) showed an improvement in nutritional status and achieved normal body weight. Statistical analysis indicated a significant effect of supplementary feeding on the nutritional status of underweight toddlers (p-value < 0.05). In conclusion, local food–based supplementary feeding was proven to be effective in increasing toddlers’ body weight and improving mothers’ knowledge regarding the importance of adequate nutrition for children’s growth and development.

References

Budiana, T. A., & Supriadi, D. (2021). Hubungan banyaknya anggota keluarga, pendidikan orang tua, dan kepesertaan jaminan kesehatan anak dengan kejadian berat badan kurang pada balita usia 24–59 bulan di Puskesmas Cimahi Selatan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 12(1), 38–50. https://doi.org/10.34305/jikbh.v12i1.256

Devianti, D. I., Retnaningsih, R., & Ilmiah, W. S. (2019). Pengaruh pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal terhadap status gizi pada balita gizi kurang usia 12–56 bulan di Kelurahan Kedung Asem, Kota Probolinggo. Jurnal Obat dan Bahan Alam, 16(2), 408–413. https://doi.org/10.36089/job.v16i2.2029

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/4899

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 dalam angka. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/5861

Kumala, H., Afrinis, N., & Afiah, A. (2023). Hubungan asupan energi, protein, lemak, dan riwayat penyakit infeksi dengan kejadian underweight pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Purnama. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 11037–11049. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5891

Mulyati, S. B., Kartika, K., Sebtalesy, C. Y., & Armada, R. D. (2022). Inovasi PMT-P smoothies kurma pisang terhadap peningkatan berat badan balita kurang. Pengembangan Ilmu dan Praktik Kesehatan, 1(3), 27–33. https://doi.org/10.56586/pipk.v1i3.248

Musyaffa, A., Iswarawanti, D. N., Mamlukah, M., & Badriah, D. L. (2024). Penyakit infeksi sebagai faktor determinan berat badan kurang pada balita usia 6–59 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya. Journal of Public Health Innovation, 4(2), 432–442. https://doi.org/10.34305/jphi.v4i02.1068

Nabila, S., Aprianti, A., & Yanti, R. (2021). Hubungan pengetahuan gizi dan pendapatan keluarga dengan kejadian balita underweight usia 12–36 bulan. Jurnal Riset Pangan dan Gizi, 3(1), 1–10. http://ejurnalpangan-gizipoltekkesbjm.com/index.php/JR_PANZI/article/view/104

Nelista, Y., & Fembi, P. N. (2021). Pengaruh pemberian makanan tambahan pemulihan berbahan dasar lokal terhadap perubahan berat badan balita gizi kurang. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 1228–1234. https://doi.org/10.31004/prepotif.v5i2.2426

Novfrida, Y., Simatupang, E. J., Djami, M. E. U., Pusmaika, R., & Sumiati, I. (2022). Hubungan pendapatan keluarga dan pola makan dengan kejadian underweight pada balita. Indonesian Health Issue, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.47134/inhis.v1i1.3

Purbaningsih, H., & Syafiq, A. (2023). Efektivitas pemberian makanan tambahan berbahan pangan lokal terhadap kenaikan berat badan balita. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(12), 2550–2554. https://doi.org/10.56338/mppki.v6i12.4206

Putri, R. H. A., Simanjuntak, B. Y., & Sari, A. P. (2024). Pola konsumsi makan dan kejadian underweight balita di wilayah kerja Puskesmas Anggut Atas, Kota Bengkulu. Gema Kesehatan, 16(1), 15–22. https://doi.org/10.47539/gk.v16i1.436

Ramadhania, S., Mulyani, E., & Ariestiningsih, E. S. (2025). Evaluasi program pemberian makanan tambahan (PMT) lokal pada balita gizi kurang. Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG), 7(2), 416–423. https://doi.org/10.35451/jkg.v7i2.2712

Ramazana, C. V., Zuheri, Z., & Alaydrus, S. Q. (2024). Pengaruh pemberian makanan tambahan lokal terhadap status gizi pada balita gizi kurang di Puskesmas Simpang Tiga Aceh Besar. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 11(11), 2066–2072. https://doi.org/10.33024/jikk.v11i11.16048

Rosyida, I. A., Arisandra, M. L., Noviyanti, D. A., Aprilian, R., Cahyono, C. B., & Abidin, K. U. (2024). Pemantauan status gizi balita dan pentingnya pemberian PMT pada balita Desa Durikedungjero, Ngimbang, Lamongan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Bakti Kita, 5(1), 24–33. https://doi.org/10.52166/baktikita.v5i1.5475

Werdani, A. R., & Syah, J. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan underweight pada anak usia 6–23 bulan di Pagedangan Kabupaten Tangerang. Nutrition Science and Health Research, 1(2), 33–39. https://doi.org/10.31605/nutrition.v1i2.2300

Downloads

Published

27-12-2025

How to Cite

Eritariani, Suaib, F. ., & Sirajuddin. (2025). Effect of Local Food–Based Supplementary Feeding on Body Weight among Toddlers in the Catchment Area of Marusu Primary Health Center. Papua Medicine and Health Science, 2(2), 250–257. https://doi.org/10.64141/pmhs.v2i2.46